Jakarta, 3 Oktober 2025 — Dalam rangkaian kegiatan Annual Scientific Meeting of the Indonesian Heart Association (ASMIHA) 2025, telah dilaksanakan pelantikan Pengurus Kelompok Kerja (Pokja) Katup & Penyakit Jantung Rematik (PJR) Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskuler Indonesia (PERKI). Acara ini berlangsung di InterContinental Hotel Pondok Indah, Jakarta, dan menjadi salah satu agenda penting dalam upaya memperkuat kolaborasi nasional di bidang penanganan penyakit katup dan jantung rematik di Indonesia.
Pelantikan pengurus dilakukan secara resmi oleh Ketua Pengurus Pusat PERKI, dr. Ade Meidian Ambari, SpJP(K), PhD, di hadapan para peserta dan delegasi nasional serta internasional ASMIHA 2025.
Susunan pengurus Pokja Katup & PJR PERKI periode 2025–2028 yang dilantik adalah sebagai berikut:
- Ketua: Prof. Dr. dr. Amiliana M. Soesanto, SpJP(K)
- Sekretaris Jenderal: dr. Prima Almazini, SpJP(K)
- Bendahara: dr. Nabila Edhiningtyas Damaiati, SpJP
- Koordinator: dr. Siti Elkana Nauli, SpJP(K), Dr. dr. Doni Firman, SpJP(K), dr. Estu Rudiktyo, SpJP(K), dr. Ingrid M Pardede, SpJP(K), dr. Sunanto, SpJP(K), PhD, dr. Dwita Rian Desandri, SpJP(K)
- Anggota: dr. Gusti Ayu Temi, SpJP(K), dr. Vianney Tedjamulia, SpJP(K), dr. Amir Aziz Alkatiri, SpJP(K), Dr. dr. I Made Junior Rina Artha, SpJP(K), dr. Dyah Wulan Anggrahini, PhD, SpJP(K), dr. Ali Nafiah Nasution, SpJP(K), dr. Aussie Ghaznawie, SpJP(K), dr. Nani, SpJP(K), Dr. dr. Luh Oliva Saraswati Suastika, SpJP(K), dr. Joy Wulansari Purba, SpJP, dr. Bayushi Eka Putra, SpJP, dr. Maruli Butarbutar, SpJP
Dalam sambutannya, Prof. Amiliana M. Soesanto, SpJP(K) menyampaikan komitmennya untuk menjadikan Pokja Katup & PJR sebagai wadah kolaboratif bagi para ahli jantung di seluruh Indonesia dalam meningkatkan kualitas layanan dan penelitian di bidang penyakit katup serta penanganan jantung rematik. Beliau menekankan pentingnya pendekatan multidisiplin, melibatkan bidang intervensi, bedah jantung, imaging, serta rehabilitasi kardiovaskuler untuk mencapai hasil klinis yang optimal bagi pasien.
Sementara itu, dr. Ade Meidian Ambari, SpJP(K), PhD, dalam arahannya menegaskan dukungan penuh Pengurus Pusat PERKI terhadap pengembangan Pokja Katup & PJR. Beliau menyampaikan bahwa keberadaan Pokja ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak dalam pengembangan ilmu, pendidikan, dan pelayanan klinis di bidang penyakit katup dan jantung rematik, termasuk melalui pembentukan registri nasional, penyusunan pedoman praktik klinik, serta program edukasi berkelanjutan.
Pokja Katup & PJR PERKI memiliki visi untuk meningkatkan kualitas layanan kardiovaskuler di bidang penyakit katup dan jantung rematik secara komprehensif, berstandar nasional, dan berkeadilan, serta misi untuk:
- Mengembangkan panduan tata laksana nasional berbasis bukti.
- Mendorong kegiatan penelitian dan registri nasional di bidang katup dan jantung rematik.
- Mengembangkan program pelatihan dan edukasi bagi dokter spesialis jantung dan tenaga kesehatan terkait.
- Memperkuat kolaborasi lintas pusat layanan jantung di seluruh Indonesia.
- Meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap deteksi dini dan pengobatan penyakit katup jantung.
Pelantikan ini menandai langkah awal bagi kepengurusan baru dalam menjalankan mandat strategis PERKI di bidang kardiovaskuler struktural dan gagal jantung lanjut. Melalui sinergi antara akademisi, klinisi, dan institusi kesehatan di seluruh Indonesia, Pokja Katup & PJR diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan pelayanan kesehatan jantung nasional.